3 Hal Wajib Dalam Menerbangkan Drone

Hallo teman-teman penyuka maupun yang hobi Drone atau bisa disebut dengan pesawat tanpa awak. Pada artikel ini kita akan membahas hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbangkan Drone. Tentunya setiap hal yang kita mau gunakan dalam kegiatan umum memerlukan peraturan-peraturan yang harus diperhatikan. Karena jika kita tidak memiliki aturan itu bisa saja tentunya kita bisa merugikan orang lain yang disekitar kita.

Baiklah mari kita mulai pembahasan ke hal-hal wajib dalam menerbangkan Drone. Selalu menggunakan Drone dengansafety mode  yang akan dijelaskan di sebagai berikut :

3 Hal Wajib Dalam Menerbangkan Drone

3 Hal Wajib Dalam Menerbangkan Drone

Sumber : http://geospasia.com/index.php/category/lainnya/

1. RTH( Return to Home)

Return to Home merupakan sistem yang sudah diciptakan pada Drone yang sudah menggunakan fitur-fitur GPS MODE, Dengan adanya RTH maka Drone otomatis dapat merekam posisi dimulainya take off , kemudian dapat kembali ke tempat awal mula terbang.

Pada Sistem RTH kita dapat menyetel kecepatan kembali dan di ketinggian berapa kita ingin membuat Drone terbang kembali ke posisi awal take off. Di Menu RTH kita memiliki 2 pilihan yaitu pertama kembali ke titik pertama take off Drone atau kita dapat memilih untuk kembali ke posisi remot kontrol berada sehingga pada saat Drone sudah dekat kita tingal menurunkan di sekitar remot kontrol.

2. Jarak tempuh dan ketinggian

Jarak tempuh sangat berpengaruh untuk keamanan Drone yang kamu terbangkan. Hal ini dikarenakan bisa saja Drone kamu dapat mengganggu privasi pribadi suatu tempat atau orang lain, ditabrak hewan terbang atau pesawat yang lebih besar.

Untuk ketinggian yang diperboleh kan adalah ketinggian maksimal 150 meter di indonesia 80 meter untuk internasional rule dan jarak tempuh tidak lebih dari pandangan mata kamu. Kenapa 150 meter batas maksimal? tentunya dikarenakan ketinggian gedung di Indonesia rata-rata 80 meter dan jika melampaui 150 meter bisa membuat tertabrak oleh pesawat terbang yang akan mendarat ke bandara (lapangan terbang).

3. Lokasi yang bebas dari keramaian dan lalu-lintas

Lokasi terbang Drone kamu sebisang mungkin yang jauh dari banyak pepohonan yang menutupi area terbang dan sebisa mungkin ruang terbuka. Tentunya kamu tidak mau Drone kamu rusak karena tertabrak dinding tinggi atau nyangkut di pohon.

Drone memang sudah dilengkapi dengan sensor-sensor supaya meminimalisir tabrakan dengan benda logam atau apapun di sekitarnya. Tapi tidak semua Drone memiliki sensor lengkap di setiap sisinya. Contohnya seperti Mavic Pro hanya memiliki sensor depan dan bawah, Mavic Air  cukup lengkap karena memiliki sensor depan, bawah dan belakang, dan yang paling lengkap adalah Phantom 4 Pro yang meiliki sensor menghindari tabrakan dari depan, bawah, belakang dan samping.

COMMENTS

DISQUS: 0