Apakah Bitcoin Penipuan?

0
55
Apakah Bitcoin Penipuan?
image by coindesk.com

Bitcoin telah menjadi fenomenal pada beberapa tahun terakhir. Koin atau mata uang digital ini menjadi banyak perhatian karena nilainya yang melonjak tinggi dan fenomena Bitcoin ini diprediksi akan terus meningkat meskipun hingga saat ini masih banyak pro dan kontra terjadi dari berbagai negara.

Meskipun masih terjadi pro dan kontra, namun Bitcoin memang terus mengalami peningkatan popularitas meskipun sempat naik hingga hampir 300 juta rupiah untuk 1 Bitcoin dan kini turun diangka 100an juta rupiah. Kendati mengalami penurunan yang cukup signifikan, Bitcoin tidak mati begitu saja dan diprediksi akan kembali meningkat diakhir tahun ini.

Bagi orang awam, tentu Bitcoin bisa jadi sedikit membingungkan dan mungkin akan timbul pertanyaan, apakah Bitcoin penipuan? dan tentu pertanyaan semacam ini sangat lumrah, mengingat Bitcoin memang termasuk kategori produk yang baru booming pada 4 tahun terakhir.

Jawaban dari pertanyaan tadi secara singkatnya adalah bisa iya, bisa juga tidak – mengapa demikian? untuk mengetahui alasannya, pertama Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa itu Bitcoin.

Apa itu Bitcoin?

Bitcoin adalah mata uang digital yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto. Sistem yang diciptakan oleh Satoshi ini menggunakan teknologi peer-to-peer atau dengan kata lain, ini berdiri sendiri dan tidak tersentralisasi. Dikutip dari Wikipedia Indonesia dijelaskan bahwa :

Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Secara sederhana, Bitcoin ini merupakan mata uang digital(tidak ada bentuk fisik). Meskipun demikian, Bitcoin menjadi alat pembayaran yang telah banyak digunakan untuk berbagai keperluan.

Mengapa barang yang tak kasat mata bernilai ratusan juta?

Mungkin ini akan menjadi pertanyaan yang juga banyak ditanyakan oleh orang-orang yang belum mengetahui tentang Bitcoin. Mengapa Bitcoin yang tidak memiliki bentuk fisik bisa bernilai ratusan juta? jawabannya karena banyak orang yang menggunakannya dan membuat banyak permintaan pada objek tersebut.

Kita ambil contoh seperti halnya uang kertas. Mengapa uang kertas bisa bernilai? jawabannya karena kita menganggap kertas tersebut memiliki nilai sesuai dengan nominal yang tertera pada uang. Dan memang, uang dijamin dan dikelola oleh pemerintah melalui Bank Indonesia misalnya, dan karena Bitcoin menerapkan sistem desentraslisasi, maka setiap orang lah yang menjadi “Bank Indonesia”.

Sekumpulan orang yang menganggap Bitcoin berharga dan memburunya membuat harga ini melambung. Ini seperti prinsip hukum dagang tentang supply and demand – dimana banyak permintaan, maka membuat harga suatu produk melesat naik; dan ini yang terjadi pada Bitcoin.

Jadi, apakah Bitcoin itu penipuan?

Hal ini sama seperti halnya Anda memiliki uang di rekening bank. Anda bisa saja tertipu dengan mengirimkan uang kepada orang yang mungkin menghubungi Anda untuk menjual suatu barang. Pertanyaannya, apakah bank selaku penyedia layanan yang penipu, atau oknum pengguna bank yang penipu?

Hal yang sama juga berlaku untuk Bitcoin. Mata uang digital seperti Bitcoin hanyalah media pembayaran, dan kasus penipuan mungkin saja terjadi, namun bukan bearti ini membuat Bitcoin itu penipuan, melainkan oknum yang menggunakan mata uang digital ini yang melakukan penipuan.

Bila Anda tertarik untuk memiliki Bitcoin atau mata uang digital lainnya, Anda dapat mencari informasi lebih lanjut lagi. Sebagai tambahan informasi untuk mendapatkan Bitcoin bisa melalui penambangan(Googling : cara menambang bitcoin) atau dengan membeli Bitcoin disitus penyedia koin ini seperti https://indodax.com yang sudah memiliki lebih dari satu juta member.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here