Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memutuskan Bercerai

0
34
Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memutuskan Bercerai
image by oomph.co.id

Pernikahan memang merupakan hal yang sangat sakral dan banyak orang berharap bisa bertahan hingga terpisahkan oleh kematian. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, tentu akan selalu ada saja permasalahan-permasalahan yang akan dihadapi. Mulai dari masalah kecil hingga permasalahan pelik tak jarang membuat hubungan sebuah pernikahan menjadi goyah hingga berujung perceraian.

Perceraian sendiri banyak terjadi karena berbagai faktor. Tidak sedikit pula hubungan pernikahan tidak bertahan lama hingga membuat berbagai dampak buruk pasca perceraian.

Memang perceraian menjadi solusi terakhir dari berbagai permasalahan pelik dalam rumah tangga, akan tetapi perlu pertimbangkan hal ini sebelum memutuskan untuk bercerai.

Permasalahan finansial

Bagaimana pun, ketika sudah memutuskan menikah maka masalah finansial(keuangan) menjadi sesuatu yang sangat penting. Umumnya di Indonesia, suami akan berperan untuk mencari nafkah meskipun saat ini tidak sedikit pasangan suami istri yang sama-sama bekerja.

Ketika memutuskan untuk bercerai, tentu masalah finansial menjadi salah satu pertimbangan penting. Saat hidup bersama, semua harta adalah milik bersama – ketika bercerai tentu ini tidak berlaku lagi. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kamu siap untuk menghadapi permasalahan kebutuhan akan finansial pasca bercerai?

Mental

Meskipun perceraian biasanya menjadi solusi terakhir akan retaknya hubungan rumah tangga, namun ini bukan bearti bahwa tidak akan berdampak pada mental pasangan yang memutuskan untuk bercerai tersebut.

Saat cerai, sedikit banyak pasti akan membuat mental kamu jatuh. Tidak sedikit orang yang akhirnya bercerai mengalami stress bahkan berkelanjutan cukup lama.

Kamu harus menyiapkan mental menghadapi perpisahan karena ketika sudah resmi bercerai, maka semua tidak akan sama lagi.

Dampak pada anak

Jika kamu memutuskan bercerai ketika belum memiliki momongan mungkin akan merasa lebih mudah. Ini memang ada benarnya, tetapi bagaimana jika sudah memiliki anak?

Perceraian orang tua sudah pasti membuat anak menjadi korban. Tidak peduli permasalahan apa pun itu, anak akan tetap menjadi korban perceraian sehingga sebelum memutuskan hal ini(perceraian) perlu pertimbangan matang untuk memikirkan bagaimana nasib anak pasca perceraian.

Beban menjadi orang tua tunggal

Setelah resmi bercerai dan memiliki anak, maka peran single parent(orang tua tunggal) sudah pasti akan menjadi tanggung jawab kamu.

Menjadi single parent tentu saja bukan perkara mudah. Kamu harus mencari nafkah juga menaruh perhatian pada anak – 2 peran yang tentu akan sulit dijalani mengingat umumnya dilakukan oleh pasangan(suami-istri). Kamu harus memahami peran baru ini, apakah kamu siap menjalani peran baru ini?

Apakah perceraian membuat lebih bahagia?

Kadang, banyak orang memutuskan perceraian karena berharap mendapatkan kebahagiaan – namun apakah perceraian sudah pasti memberikan kebahagiaan?

Tak jarang orang bercerai karena permasalahan yang sebenarnya masih bisa dicari jalan keluar. Pastikan bahwa pasca bercerai bukan membuat kamu justru semakin tidak bahagia, karena tidak sedikit orang yang bercerai justru tidak bahagia setelah resmi pisah.

Perceraian memang bukan sesuatu yang dilarang baik secara hukum maupun agama, akan tetapi, mempertahankan hubungan rumah tangga dengan berusaha menjaga keluarga yang harmonis tentu menjadi hal yang lebih baik. Perceraian merupakan solusi terakhir, tetapi sebelum memilih opsi terakhir ini, pastikan mempertimbangkan beberapa hal diatas sebelum memutuskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here