Sssst, Menabung Saham Ternyata Bisa Bantu Ekonomi Indonesia!

Saat ini, pemerintah dan pihak-pihak yang berhubungan dengan saham terus mengkampanyekan untuk mengajak masyarakat Indonesia mulai menabung saham. Tak bisa dipungkiri, pengetahuan menabung saham di pasar modal mungkin masih sangat minim di Indonesia. Minimnya pengetahuan tentang menabung saham di pasar modal ini pula yang menjadi penyebab utama orang Indonesia masih enggan dan ragu mencoba untuk mulai menabung saham di pasar modal.

Kemajuan teknologi memang membuat berbagai kemudahan. Salah satu kemudahan itu adalah untuk berinvestasi. Ada banyak jenis investasi saat ini yang bisa diikuti baik yang disediakan oleh pemerintah maupun swasta.

Sudah banyak sekali artikel yang membahas tentang keuntungan berinvetasi. Investasi yang dimaksud disini memang global, ini bisa dari berbagai jenis investasi. Tetapi, ketahuilah bahwa investasi saham di pasar modal merupakan salah satu hal yang bisa membantu ekonomi negara.

Bagaimana bisa menabung saham di pasar modal bisa membantu perekonomian Tanah Air?

Apakah anda sering mendengar berita tentang beberapa perusahaan milik negara(BUMN) yang saham-nya banyak dikuasai oleh orang asing? jika ya, maka sebenarnya hal ini bisa diubah bahkan oleh masyarakat biasa seperti kita.

BUMN atau perusahaan lokal lainnya membutuhkan tambahan dana untuk pengembangan bisnis yang lebih besar lagi. Salah satu cara perusahaan untuk bisa mendapatkan pendanaan adalah dengan melepaskan sebagaian bahkan lebih ekstrim lagi keseluruhan saham perusahaan untuk dimiliki oleh siapa saja yang berminat membeli saham tersebut.

Untuk lebih mudah, kami beri gambaran sebagai berikut :

Perusahaan A ingin mengembangkan bisnisnya yang sedang berkembang ke daerah lain. Untuk bisa mengembangkan bisnisnya ke daerah lain, dibutuhkan dana dan salah satu solusi untuk itu adalah menjual 10% dari sahamnya ke pasar modal.

Dengan menjual saham tadi, perusahaan akan mendapatkan dana untuk merealisasikan pengembangan bisnisnya ke darah lain tadi. Dari sisi investor(orang yang membeli saham), mereka akan memiliki hak untuk mendapatkan keuntungan perusahaan.

Dari contoh diatas, coba lihat data dibawah tentang kepemilikan saham salah satu BUMN yaitu Bank Mandiri :

data diambil dari : http://www.ksei.co.id/isin/view/ID1000095003

Data diatas nyata, dimana ternyata Bank Mandiri yang notabenya merupakan BUMN melepaskan 40 persen saham-nya ke pasar modal Bursa Efek Indonesia(BEI). Dari 40 persen saham yang dilepaskan tersebut, ternyata masyarakat kita hanya memiliki sebesar 8.57% saja, sedangkan 31.43% dimiliki oleh orang asing.

Jika masyarakat Indonesia masih enggan untuk mulai belajar dan mencari tahu tentang investasi di pasar modal, bukan tidak mungkin nantinya perusahaan lokal kita akan dimiliki oleh orang asing karena menguasai saham yang cukup besar. Perusahaan membutuhkan modal untuk bisa berkembang, dan peran aktif masyarakat Indonesia untuk mulai menyadari pentingnya kepemilikan saham di pasar modal bisa membantu ekonomi Indonesia sehingga keuntungan yang didapatkan bukan dinikmati oleh orang asing melainkan orang Indonesia itu sendiri.

Mulai menyadari pentingnya investasi bukan hanya bisa menguntungkan diri sendiri, ini juga turut membantu perkembangan ekonomi Indonesia secara luas. Kalau kita bisa menguasai saham perusahaan negeri sendiri, kenapa harus menunggu orang asing yang menguasai?

COMMENTS

DISQUS: 0